20%

Garis Waktu

Rp58,000 Rp46,400

Penulis : Fiersa Besari
Penerbit : Media Kita
ISBN : 978-979-794-525-1
Terbit : 7 September 2016
Ketebalan : 216 halaman
Sampul : Soft cover

Sinopsis

Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau bertemu dengan satu orang yang mengubah hidupmu untuk selamanya. Kemudian, satu orang tersebut akan menjadi bagian terbesar dalam agendamu. Dan hatimu takkan memberikan pilihan apa pun kecuali jatuh cinta, biarpun logika terus berkata bahwa risiko dari jatuh cinta adalah terjerembab di dasar nestapa.

Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau terluka dan kehilangan pegangan. Yang paling menggiurkan setelahnya adalah berbaring, menikmati kepedihan dan membiarkan garis waktu menyeretmu yang niat-tak niat menjalani hidup. Lantas, mau sampai kapan? Sampai segalanya terlambat untuk dibenahi? Sampai cahayamu benar-benar padam? Sadarkah bahwa Tuhan mengujimu karena Dia percaya dirimu lebih kuat dari yang kau duga? Bangkit. Hidup takkan menunggu.

Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau ingin melompat mundur pada titik-titik kenangan tertentu. Namun tiada guna, garis waktu takkan memperlambat gerakkannya barang sedetik pun. Ia hanya mampu maju, dan terus maju. Dan mau tidak mau, kita harus ikut terseret dalam alurnya. Maka, ikhlaskan saja kalau begitu. Karena sesungguhnya, yang lebih menyakitkan dari melepaskan sesuatu adalah berpegangan pada sesuatu yang menyakitimu secara perlahan.

TENTANG FIERSA BESARI

Fiersa Besari, seorang musisi dan penulis yang bertempat tinggal di Bandung. Sebagai musisi, “Bung”, sapaan akrabnya, sudah sering menunjukkan aksinya mengisi panggung-panggung di berbagai daerah. Bung pun cukup senang dengan dunia membaca dan menulis. Ia rutin berbagi tulisan kreatifnya lewat akun social medianya, seperti twitter yang mendapatkan banyak respon positif followernya (yang berjumlah 132K). Lewat akun Instagramnya (dengan follower sebanyak 58.8K), Bung kerap berbagi hasil pemikirannya dengan cara yang menarik, seperti menggabungkan musik video dan teks. Bung juga adalah penggagas akun @pencandubuku, yang rutin mereview buku-buku diakunnya.

Selain sebagai penulis dan musisi, Bung adalah juga penikmat alam, yang gemar berpetualang ke daerah-daerah di Indonesia. Berbagi inspirasi dan motivasi agar sejenak meninggalkan keriuhan dan bisingnya kota, menuju alam segar yang (masih) bebas dinikmati.

Stok 14