Septictank (TTD)

Maret 15, 2019 11:39 am
15%

Rp79,000 Rp67,150

Penulis : Pandji Pragiwaksono
Penerbit : Bentang Pustaka
ISBN : 978-602-291-560-7
Terbit : 24 Maret 2019
Ketebalan : 200 halaman
Ukuran : 13×20,5 cm
Sampul : Soft cover

Dapatkan edisi tanda tangan penulis selama Preorder : 15 s.d 24 maret 2019
Buku akan mulai tersedia pada 25 Maret 2019

Sinopsis

Politik adalah sesuatu yang rumit. Penuh kejutan seperti cerita misteri yang tak berujung. Dan, tidak pernah sesederhana seperti yang terlihat.

Keterikatan Pandji dengan dunia politik berawal dari banyak hal yang membuatnya gelisah. Ia pun menuangkannya lewat lagu, buku, hingga stand up comedy. Namun, ketika akhirnya Pandji terseret lebih dalam lagi dan terlibat sebagai tim kampanye, ada banyak hal mengejutkan yang tidak ia duga sebelumnya.
Pengalaman Pandji nyemplung ke politik dibahas secara mendalam di buku ini. Mulai dari
ketertarikan pertama, keterlibatannya dalam kampanye, hingga pandangannya terhadap politik pada masa depan. Tak hanya itu, ia juga memberikan starter kit demokrasi dan politik untuk kita semua, terutama bagi pemilih muda yang masih kebingungan dalam meletakkan aspirasinya.
Bagi Pandji, nyemplung ke kolam politik sama saja seperti nyemplung ke septictank. Temukan
alasannya di buku ini.

Tentang Penulis
Pandji Pragiwaksono Wongsoyudo (lahir di Singapura, 18 Juni 1979; umur 39 tahun) adalah
seorang aktor, penyiar radio, presentertelevisi, penulis buku, penyanyi rap, dan pelawak
tunggal berkebangsaan Indonesia.
Ia tercatat sebagai mahasiswa Desain Produk, Jurusan Desain, Fakultas Seni Rupa dan
Desain ITB angkatan 1997. Pandji memulai kariernya sebagai penyiar radio di Hard Rock
FM Bandung selama dua tahun sampai 2003 bersama Tike Priatnakusumah, sebelum pindah ke Jakarta dan menjadi penyiar Hard Rock di Jakarta selama tiga tahun, terkenal karena kolaborasinya bersama Steny Agustaf.
Pandji juga memandu acara reality show Kena Deh yang ditayangkan di Trans7 dan mendapat
sambutan populer, dan ditayangkan semula di ANTV pada 2008. Dia juga pernah memandu acara siaran pertandingan NBA di JakTV, karena dia sangat berminat dengan olahraga basket.
Pada 2008, ia merilis album musik rap pertamanya berjudul Provocative Proactive, yang menampilkan beberapa artis seperti Tompi, Steny Agustaf dan istrinya sendiri, Gamila Arief.
Pada 2009, ia juga meluncurkan album kedua, You'll Never Know When Someone Comes In And Press Play On Your Paused Life. Dan di awal 2010, pada 21 Januari bersama para penyiar yang tergabung di MRA, Pandji  menyumbangkan suaranya di album THIS IS ME, yang merupakan album amal. Penjualan dan keuntungan album ini diberikan pada Yayasan Onkologi Anak Indonesia. Ia tampil di beberapa acara musik seperti Soulnation. Albumnya pada 2010, Merdesa, menuai keuntungan besar dengan menerapkan strategi free lunch method yang diakui oleh Hermawan Kertajaya.