Mati Ketawa Cara Salafi (TTD)

Juli 15, 2019 10:58 am
25%

Rp67,000 Rp50,250

Penulis : Juman Rofarif
Penerbit : Lentera Hati
ISBN : 9786027720916
Terbit : Juli – 2019
Ketebalan : 140 halaman
Ukuran : 14x21mm
Sampul : Soft cover

Dapatkan edisi tanda tangan penulis selama Preorder : 14 s.d 21 Juli 2019
Buku akan mulai tersedia pada 29 Juli 2019

Sinopsis
Lelucon Abadi dari Khazanah Islam klasik Tentang Orang-Orang Dungu & Orang-Orang Waras

Suatu ketika, Rasulullah menanyakan nama suami seorang perempuan. Si perempuan lalu menyebutkan nama.
“Oh, yang di matanya ada putih-putihnya, ya,” kata Rasulullah.
Si perempuan kaget, lalu segera pulang dan langsung  memeriksa mata suaminya.
“Kamu kenapa, sih?”
“Rasulullah bilang ada putih-putih di matamu.”
“Ya, memang semua mata itu ada putih-putihnya.”

Cerita di atas adalah salah satu riwayat yang kerap dinukil untuk menunjukkan bahwa Rasulullah sosok yang sangat manusiawi: senang guyon. Karena itu, tak berlebihan jika dikatakan bahwa guyon, ngelucu, merupakan bagian dari sunnah Nabi. Dan karenanya pula, khazanah Islam menerima lelucon�tak hanya menerima, khazanah Islam bahkan melahirkan karya lelucon.

Di antara karya lelucon itu adalah buku yang ditulis pada abad ke-13 Masehi oleh Ibnu al-Jauzi berjudul Akhbar al-Hamqa wa al-Mughaffalin (secara bahasa berarti �Kabar Tentang Orang-orang Dungu�). Meski karya itu telah berusia delapan abad, lelucon-lelucon di dalamnya abadi dan tetap dapat dinikmati di abad ke-21.

Dan buku di tangan Anda ini berisi lelucon-lelucon dari Akhbar al-Hamqa itu. Dipilih yang paling lucu dan disesuaikan untuk Anda.

Jangan baca “bismillah” sebelum makan biar setan ikut makan.
Baca “bismillah”-nya saat nelen makanan biar setan keselek.
Biarkan begitu sampai dia mati.